Ketika Rasa Menjadi kata

Ku Coba Mengubah Rasa Menjadi Kata, Namun Masih Tak Kudapati Apa Makna Rasa Yang Sebenarnya , Semua Rasa Ini Masih Menjadi Tanda Tanya Besar Dibenak Ku

" Tidak Semua Rasa Bisa Menjadi Kata ,
Dan Tidak Semua Kata Bisa Mewakili Rasa "

Salam Titik Dua Tutup Kurung :) @adeirmapertiwi
Recent Tweets @
Aku memang tak punya keberanian yg cukup untuk sekedar menanyakan kabar mu, tetapi biarlah ku cukupi dengan mendo’akan mu di penghujung lima waktuku

Inilah Jalan Yang Aku Pilih Dalam Mencintaimu

Mungkin pernah aku rasakan masa-masa jenuh untuk terus dalam kesendirian ini, Kadang serasa membutuhkan sandaran hati, tempat berbagi harapan, cinta, tangis dan bahagia

penantian-jomblomulia-menanti-dirimu-menunggu

Kadang Serasa dunia ini terlalu sepi tanpa ada yang menantiku pulang, tanpa panggilan sayang & tangis bayi-bayi mungil calon penegak agama . Penantian yang terkadang aku lalui dengan gerimis air mata serta rayuan pada Sang…

View On WordPress

kamu tidak jauh namun tidak juga dekat …
kamu tak bersembunyi namun tak jua memperlihatkan diri ..
Ketika kamu mulai rindu kamu hanya bisa menunggu ..
kamu terlampau pandai menutupi rahasia hati ..

Padamu (calon imamku) yang Allah pilihkan untukku

danbo_mengaji_baca_al_quranAku disini masih terus berusaha untukmu, Hatimu tak sedang terluka kan? Tersenyumlah :) Karena aku yakin kebahagiaan akan selalu menyertai. Namun jika detik ini hatimu sedang terluka, ambil air wudlulah… Dan mendekatlah kepada-Nya .

Apa kabar dengan hati yang lama tak pernah ku jumpa? Apa kau juga rindu padaku? Mungkin, saat ini dirimu merasakan apa yang tengah aku rasakan. Tapi tunggulah suatu…

View On WordPress

Muka Buku Sarana Ku Menyicil Rindu

Seperti biasa sebelum memejam masih kusempatkan diri untuk menoleh ke Muka BukuDan mampir sejenak…

View Post

Hey kamu yang disana …
kita nyanyi lagu ini yuk :)

Kisah Boneka Dambo Yang mencoba merelakan seseorang yang disayanginya karna memang bukan dia lah yang dipilih oleh seseorang itu ..

Seberapa besar usaha kita untuk menjauhi sepi tetap saja pada gilirannya ia akan datang merangkul diri

Jodoh Dunia Akhirat

Kumerayu Pada Allah yang tahu isi hatiku
dimalam hening aku selalu mengadu
Tunjukan Padaku…

Kuaktifkan radarku mencari sosok yang dinanti
Kuikhlaskan Pengharapanku dihati
Siapa Dirimu…

Dalam kesabaran kumelangkah menjemputmu
Cinta dalam hati akan aku jaga hingga
Allah persatukan kita….

Reff :
Jodoh Dunia Akhirat
Namamu Rahasia
Tapi kau ada dimasa depanku

Kusebut dalam doa
Kuikhlaskan rinduku
Kita bersama melangkah ke Surga, Abadi…

“ Bukan Cinta yang memilihmu, Tapi Allah yang memilihmu.. Untuk kucintai…”

Lebah Madu Project Proudly Present
Lagu/Lirik : Abay Motivasinger | @Kang_Abay
Vocal : Abay Motivasinger | @Kang_Abay
Arr : Ivan Venna

Bukannya tak mau apalagi ragu, hanya saja ada perasaan malu dan tak percaya diri yang mungkin lebih sering ku sebut takut ,

Takut lebih mengenalmu , Takut menyukaimu , Takut menyayangimu, Takut Jika kau tak menyukaiku , Takut Jika kau justru lebih memilih menjauh , Takut jika Rasa ini Diabaikan , Dan Takut menerima kenyataan tentang rasa yang ternyata hanya sepihak ..

yaa mungkin Benar :(  Itulah Aku ..

Itulah Aku Wanita pengecut yang hanya berani menikmati indahmu dari kejauhan hingga kau hilang dari pandangan ..


Itulah Aku :(  yang selalu ingin tau keadaan mu dan hanya mampu menduga-duga lewat muka buku ..


Itulah Aku :(   yang tak hentinya menyelipkan namamu disela Do’aku agar kelak kau dapat menjadi imam ku


Itulah Aku :(  yang selalu menunngu jatah kebetulan yang berujung pada pertemuan ..


Itulah Aku :(   yang hanya bisa bersabar menahan rindu jika kebetulan belum jua sampai di titik temu ..


Itulah Aku :(   Yang selalu berharap disapa olehmu ..

Itulah Aku :(   yang tak ingin terlalu jauh namun juga tak ingin terlihat begitu mengganggu ..
Itulah Aku :( sosok yang tak berani mendekat dan tak  ingin juga  menjauh ..
Itulah Aku :(  yang selalu ingin melihat mu tersenyum sekalipun senyuman itu bukanlah untuk ku ..


Itulah Aku :( wanita yang hanya mampu mengagumimu dengan berbagai cara sederhana ku ..


Itulah Aku :(  yang berharap hatimu akan luluh dan padaku lah kamu terjatuh..


Dan Itulah Aku :(  yang selalu menginginkan kemungkinan menjadi kenyataan atau setidaknya kebetulan yang berkepanjangan ..


oleh Pejuang senyum

Seperti biasa sebelum memejam masih kusempatkan diri untuk menoleh ke Muka Buku Dan mampir sejenak di beranda mu , Bukan hanya sekedar ingin tau kabarmu tetapi juga ingin menyicil rindu ..


Aku hanya mampu menganalisa keadaan mu lewat beberapa baris yang ada di muka buku itu ..

yaa .. setidaknya aku sedikit tau keadaanmu , padahal mudah saja menanyakan padamu tentang kabar yang ingin aku tau ..

Tapi .. Siapalah Aku ini ? Untuk apa pula mengirim pesan singkat yang justru kau balas dengan yang lebih singkat atau lebih tepatnya yang lebih sering kau hapus setelah beberapa detik kau lihat ..

Adakah Cara yang lebih mudah untuk hanya sekedar mengetahui kabar mu ? ku rasa muka buku adalah sarana paling jitu, karna disitulah aku tau beberapa yang aku tak ketahui sebelumnya tentang mu , miris memang jika yang tak seharusnya aku tau justru ku temukan disitu ..

Tapi .. setidaknya aku dapat melunaskan rasa keingintahuan yang terkadang mengganggu fikiran ku ..

Ada jatuh yang tak pernah kuduga-duga, hingga sebuah tanya muncul dalam benak , mengapa kamu ? Mengapa pada seseorang yang dapat kuketahui dengan pasti, bahwa akhirnya adalah tidak mungkin? Ada rasa yang datang tanpa diundang, hingga tanpa sadar kuletakkan namamu pada urutan paling pertama dalam segala hal. Ada cinta yang sampai kini masih kusangkal. Sebab, memberi hati kepadamu tak pernah sebelumnya terpikirkan ..

Barangkali, begitulah risiko jatuh cinta. Betapapun sudah berhati-hati, selalu saja ada jalannya jika memang harus terjadi. Sementara hati sebetulnya sudah lelah terjatuh sendirian, tapi Tuhan mendatangkan kamu di hadapan. Kali ini entah sebagai jawaban, entah sebagai penambah pertanyaan, entah sebagai pemberi pelajaran.

Jadi, mau dibawa ke mana hatiku yang ada dalam genggammu itu?

Haruskah aku menujumu, perjuangkan kamu lebih jauh? Atau kembali saja pada titik mula->cukup jadi pendamba?

Andai kamu mengerti, ini bukan tanpa alasan. Sebab yang kulihat hanya dia, pada tatap matamu yang paling dalam. .

Sebab yang kudengar hanya namanya, pada tiap nada kebahagiaan

Sementara aku, tinggal di antara ribuan pertanyaan; tentang mengapa kita kemudian dipertemukan. Sementara aku, berdiam di tengah ratusan perkiraan; tentang mengapa kepadamu, jatuhku tampak diizinkan.

Jauh, sebelum cinta tampak nyata, sudah kusadari bahwa semuanya akan berakhir dengan sia-sia.

Dalam hujan perasaan yang jarang sekali melegakan, aku tersadar bahwa cinta tak ma(mp)u dipaksakan. Percuma aku berusaha dekat dengan yang lainnya, jika hatiku cuma kamu yang punya. Inginnya kamu ada dua; satu untukku, satu untuknya. Tapi kutahu, cerita ini tak mungkin tertulis begitu. Cerita ini menawarkan bahagia yang sama untuk kita semua—tapi sayangnya, bukan dari masing-masing kita.

Kamu seperti ada untuk kucintai saja, bukan untuk kumiliki. Seperti dekat yang tak terjangkau, terasa tapi tak tergenggam, ada yang seperti tiada.

 kolaborasi rasa mengapa kamu ?

Rasanya aku tak begitu berbeda dengan yang lainnya, namun mengapa tak kamu berikan aku tatapan yang sama? Harus sejauh mana aku menyentuh hatimu, agar setidaknya kamu tak buru-buru berlalu dari sisiku? Kukira mencintai lewat mimpi tak akan pernah senyata ini, kecuali padamu.

                         

Lalu, ketika kini aku terlanjur cinta, rasa ini harus dibawa ke mana? Sementara ke hatimu saja tak kutemukan jalannya.

Kamu terlalu jauh untuk kurengkuh atau kedekatan memang tak pernah kauinginkan? Sebab berulang kali aku menunjukkan diri, namun tak sekali pun kamu menyadari bahwa aku selalu ada. Bagaimana bila rasa ini bukanlah untuk sementara? Bagaimana bila aku tak sanggup lagi untuk menunggu lebih lama? Barangkali terlalu sulit bagimu untuk menaruh peduli, sedangkan terlalu mudahnya aku untuk memberi hati.

Meski kamu memilih jalan yang tak pernah melewati pintu hatiku, ingatlah bahwa itu tak berarti aku tak menunggumu di balik pintu. Bisa jadi, di suatu waktu yang entah, kamu tersesat kemudian berteduh di berandaku. Bisa jadi, di suatu saat yang kelak, kamu menemui nyaman di hangat pelukku. Tetapi, bisa juga tidak.

Meski yang mereka lihat ialah bahwa aku selalu menerima, ingatlah, tak berarti aku tidak berusaha. Barangkali di suatu waktu yang entah, kamu akan mendengar. Barangkali di suatu titik yang entah, aku akan terlihat. Atau barangkali sebelum semuanya itu terjadi, rasa yang ada justru telanjur pergi.

Semoga di suatu hari yang entah, kamu akan tahu bahwa aku pernah sebegitunya ingin untuk diinginkan. Semoga di suatu hari yang entah, kamu akan tahu bahwa aku pernah sebegitunya ingin untuk terlihat. Semoga pada saat itu, segala sesuatunya belumlah terlambat.

kolaborasi rasa ingin diinginkan